Home Budaya Dr. Gres Grasia Azmin, M.Si: Kampung Silat Petukangan Destinasi Wisata Budaya Berbasis...

Dr. Gres Grasia Azmin, M.Si: Kampung Silat Petukangan Destinasi Wisata Budaya Berbasis Silat Beksi

Oleh: Abdul Aziz

50
0
Dr. Gres Gresia Azmin beserta mahasiswanya ketika mengunjungi Kampung Silat Petukangan (Aziz)
Dr. Gres Gresia Azmin beserta mahasiswanya ketika mengunjungi Kampung Silat Petukangan (Aziz)

Jakarta, Kampung Silat – Dr. Gres Grasia Azmin, M.Si selaku Dosen Universitas Negeri Jakarta dan Pengurus Asosiasi Tradisi Lisan menyatakan pariwisata dapat dikatakan sebagai industri yang tak ada habisnya dalam artian akan selalu dicari orang. Mungkin tren berwisata menurun selama pandemi ini namun, diprediksi ketika masa pandemi berakhir bahwa industri wisata akan melaju dengan sangat cepat.

“Oleh karena itu, Kampung Silat Petukangan harus terus berbenah,” ungkapnya belum lama ini disela kesibukan sebagai pendidik di Fakultas Bahasa dan Seni.

Menurutnya bahwa langkah awal yang dapat dilakukan adalah menyegerakan diresmikannya keberadaan Kampung Silat Petukangan (KSP) sebagai destinasi wisata. Beriringan dengan hal tersebut, penting bagi KSP untuk menetapkan tata kelola yang makin profesional, SDM yang lebih solid dan penentuan target yang lebih terukur.

“Untuk menjadi sebuah destinasi wisata yang maju dan berkeadilan, masyarakat lokal harus dilibatkan dengan berperan sebagai “manajer” pariwisata di Petukangan karena orang lokallah yang dapat mengungkapkan secara optimal kekhasan wilayahnya,” jelas Bunda Azmin (biasa beliau dipanggil) oleh anak didiknya dengan serius.

Selain itu, pelibatan masyarakat secara aktif akan memaksimalkan pembangunan pariwisata yang layak secara budaya dan dapat diterima di kehidupan sosial, ramah lingkungan, serta mengakibatkan terbangunnya perekonomian komunitas.

“Sebagai sebuah destinasi wisata, KSP perlu berinovasi menawarkan paket-paket wisata (edukasi, sejarah, rekreasi, dan lainnya) yang tetap mempertahankan tradisi lisan Betawi sebagai landasan sehingga ada keunikan dan menjadi ciri KSP itu sendiri,” pungkasnya.

Dengan demikian, diharapkan wisatawan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang berkualitas di destinasi wisata KSP.

“Oleh karena itu, saya mendukung ditetapkannya Kampung Silat Petukangan sebagai destinasi wisata dengan berbasis pada tradisi lisan Betawi, khususnya silat Beksi,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here