Home Budaya MAHASISWA TRILOGI KENALKAN TOPENG BLANTEK BETAWI MELALUI MEDIA CONCEPT ART/ARTBOOK

MAHASISWA TRILOGI KENALKAN TOPENG BLANTEK BETAWI MELALUI MEDIA CONCEPT ART/ARTBOOK

Oleh: Abdul Aziz

111
0
Artbook Topeng Blantek karya Ary Satrya
Artbook Topeng Blantek karya Ary Satrya

Jakarta, Kampung Silat – “Awalnya saya bingung mencari tema untuk sidang akhir.
Nah, kebetulan saya disarankan oleh Rohma Suwarto salah satu senior di Universitas Trilogi Jurusan Desain Komunikasi Visual Semester 8 untuk membahas Topeng Blantek,” ungkap Ari Satrya selaku mahasiswa Trilogi Jurusan Desain Komunikasi Visual Semester 7 pada Sabtu, 15 Agustus 2020 di Kampus Trilogi Jakarta Selatan.

Dijelaskannya bahwa dirinya belum tahu apa itu teater Topeng Blantek. Akan tetapi, karena dirinya hobi dengan dunia teater dan mencoba mencari informasi tentang teater Topeng Blantek.

“Saya coba mencari data di website dan cari tahu sanggar seni yang masih aktif dalam pertunjukan Topeng Blantek,” jelasnya.

Akhirnya, dirinya menemukan sanggar seni Topeng Blantek Fajar Ibnu Sena salah satu yang masih aktif membina, mengembangkan, melestarikan, memanfaatkan Topeng Blantek kepada generasi muda.

“Lalu, saya bertemu Abdul Aziz salah satu penggiat seni budaya Topeng Blantek dan saya coba “kulik” lebih dalam tentang Topeng Blantek, sampai ikut terjun pentas langsung pada pertunjukan Topeng Blantek,” tegasnya.

Selain itu, ternyata ada keresahan dan problem dari Topeng Blantek yang hampir punah dan tergerus oleh zaman. Kemudian dirinya pun menggali lebih dalam lagi potensi dan kelebihan dari Topeng Blantek untuk menentukan media apa yang sesuai dan bisa dijadikan sebagai upaya mengenalkan kembali Topeng Blantek kepada khalayak, khususnya generasi muda.

“Dari keterangan Abdul Aziz bahwa beliau menyatakan selama ini belum ada media yang memvisualisasikan Topeng Blantek dalam bentuk ilustrasi. Untuk itu, saya coba kembangkan lewat concept art,” tuturnya.

Kenapa concept art, karena dalam concept art memiliki kategori yang dimana bisa menjelaskan pakem-pakem dari teater Topeng Blantek itu sendiri. Seperti contoh bahwa dalam concept art ada kategori desain karakter.
Desain karakter ini, dirinya mengambil tokoh Si Jantuk yang merupakan salah satu icon dari teater Topeng Blantek.

“Dengan demikian saya mulai fokus untuk membuat concept art sebagai pengenalan teater Topeng Blantek yang hasil akhirnya menjadi buku concept art/artbook dan bisa dibaca langsung di https://www.yumpu.com/s/YLDRJ5kXoVSl37AU,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here